(Info Foto : Forum Wartawan DPRD Sulut saat penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan Assalam/Istimewa)

Manado, Kreatifnews.myid – Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulawesi Utara mengisi momentum Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar aksi sosial di Panti Asuhan Assalam, Kota Manado, Rabu, 25 Februari 2026. Agenda anjangsana ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan bagi puluhan anak yatim.

Dalam kunjungan tersebut, Forward Sulut menyerahkan bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, susu UHT, mi instan, telur, hingga bahan pokok lainnya guna mendukung operasional panti.

“Kami membawa bantuan sembako dan makanan untuk buka puasa bersama. Semoga ini bisa bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak di sini,” ujar Koordinator Kegiatan, Achmad Husain.

Sekretaris Forward Sulut, Christy Lompoliuw, menambahkan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas berbagi materi. Menurutnya, Ramadan menjadi momen krusial bagi jurnalis untuk mengasah empati dan belajar arti memberi. “Ini wadah bagi kami untuk saling berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah,” kata Christy.

Ketua Badan Kerukunan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulut, Ustad Suryanto Muarif, yang hadir dalam acara tersebut mengingatkan pentingnya memetik pelajaran dari setiap pertemuan. Ia menekankan agar para jurnalis menjadikan Ramadan sebagai bulan tarbiyah atau pendidikan diri.

“Kehidupan manusia terdiri dari masa lampau, sekarang, dan depan. Jadikan perjalanan hari ini sebagai ibrah. Yang baik dibawa ke masa depan, yang buruk diperbaiki,” pesan Suryanto dalam tausiahnya.

Suasana berubah haru saat pengurus panti, Aljarah, menceritakan perjalanan Panti Assalam yang telah berdiri sejak 1987. Saat ini, panti tersebut membina sekitar 40 anak, mulai dari bayi berusia satu minggu hingga mahasiswa.

Aljarah menceritakan, meski sering menghadapi kendala seperti banjir, ia bangga karena banyak alumni panti yang kini telah sukses menjadi PNS dan PPPK. “Terima kasih kepada Forward Sulut. Jarang-jarang anak-anak bisa makan enak seperti di restoran, mereka sangat senang,” ungkapnya.

Salah satu santri, Zaskiah Abas, mengaku terharu dengan kehadiran para wartawan. Baginya, kehadiran tamu dari luar memberikan kehangatan tersendiri. “Kami merasa seperti memiliki orang tua. Biasanya hanya berbuka dengan teman-teman, tapi hari ini kami merasakan hangatnya berbuka bersama kakak-kakak Forward,” ucap Zaskiah.

Acara ditutup dengan doa bersama dan santap buka puasa yang berlangsung penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, para jurnalis diharapkan dapat meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama yang membutuhkan di tengah rutinitas peliputan mereka.

(HR)